Jawab soalan/pertanyaan berikut di kolom komentar:
Untuk Mahasiswa Agroteknologi B 2018/2019 Semester I
1. Rian: Mengapa pupuk urea dikategorikan pupuk anorganik, padahal struktur kimianya termasuk senyawa organik?
2. Rizal + tugas: Mengapa pupuk pada soal nomor 1 (Rian) dinamakan pupuk urea?
3. Muh Ihsan: Mengapa pupuk kompos dan humus dikategorikan pupuk organik?
4. Ahmad Soleh: Suatu larutan bisa merubah warna kertas lakmus merah menjadi biru, sedangkan lakmus biru tidak berubah warnanya. Jelaskan larutan yang dimaksud berikut perkiraan harga pH-nya.
5. Rizki Mubarok: Mengapa larutan gula tidak bisa merubah warna kertas lakmus merah dan biru?
6. Kevin: Jelaskan mengapa campuran antara air dengan minyak tidak bisa disaring, padahal termasuk campuran heterogen?
7. Hardimas: Apa yang bisa dijelaskan dari jenis koloid aerosol yang terkait dengan sprayer?
8. Yoga Panca: Mengapa garam NaNO3 termasuk garam netral?
9. Riki Abd. R.: Jelaskan, jenis garam apa yang terbentuk dari reaksi antara asam klorida dengan natrium hidroksida?
7. Aerosol
BalasHapusSistem koloid dari partikel padat atau cair yang terdispersi dalam gas disebut aerosol. Jika zat yang terdispersi berupa zat padat disebut aerosol padat, jika zat yang terdispersi berupa zat cair disebut aerosol cair. Aerosol padat contohnya: asap dan debu di udara, aerosol cair contohnya: kabut dan awan. Dan sekarang ini banyak produk dibuat dalam bentuk aerosol, seperti semprot rambut (hair spray), semprot obat nyamuk, parfum, cat semprot, dan lain-lain. Untuk menghasilkan aerosol diperlukan suatu bahan pendorong (propelan aerosol). Contoh bahan pendorong yang banyak digunakan adalah senyawa klorofluorokarbon (CFC) dan karbon dioksida.
8. YOGA PANCA AZIZA : Mengapa garam NaNO3 termasuk garam netral?
BalasHapusJawaban:
NaNO3 atau disebut dengan Natrium nitrat adalah garam yang anionnya akseptor proton, yaitu sebagai bahan kimia intermediet (bahan antara) dalam pembuatan pupuk yang mengandung senyawa nitrogen, sebagai reagen dalam kimia analisa dan obat-obatan, bahan baku pembuatan dinamit .
Alasan Garam NaNO3 bersifat netral karena garam ini berasal dari asam kuat (NO3^-) dan basa kuat(Na^+) ,suatu garam yang tidak terhidrolis akan bersifat netral.
Reaksi hidrolisis kebalikan dari reaksi penggaraman adalah reaksi salah satu ion atau kedua ion larutan garam dengan air. Reaksi salah satu atau kedua ion larutan garam dengan air menyebabkan perubahan konsentrasi ion H+ maupun ion OH–dalam larutan. Akibatnya, larutan garam dapat bersifat asam, basa, maupun netral. NaNO3 memiliki dengan larutan garam pH=7,jadi NaNO3 ditulis :
Na^++H2O Tidak Bereaksi
NO3+-H20 Tidak Bereaksi
Muhamad Ihsan.Mengapa pupuk kompos dan humus dikategorikan pupuk organik?
BalasHapusKarena kan Pupuk organik itu pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, dan manusia.Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Dan Humus adalah sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang mengalami proses perombakan oleh organisme dalam tanah atau biasa disebut mengalami dekomposisi,dan pupuk kompos adalah hasil penguraian dari campuran bahan-bahan organik dimana proses penguraian ini dapat dipercepat oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang sesuai.jadi Humus dan Pupuk Kompos itu di kategorikan menjadi Pupuk organik karena humus itu dari sisa sisa tumbuhan dan hewan yanh bisa dijadikan pupuk organik kalau pupuk kompos itu adalah jenis jenis dari pupuk organik. Mohon maaf pa kalau jawaban saya kurang tepat
6.Kevin alfani : karena air dan minyak memiliki sifat dan “kesukaan” yang berbeda. Tetapi keduanya memiliki kemiripan. Air lebih suka bergabung dengan jenisnya sendiri dan begitu pula dengan minyak. Hal ini terjadi karena air bersifat polar. Artinya struktur air memiliki bagian yang memiliki kecenderungan bermuatan positif (kutub positif) dan bagian lainnya memiliki kecenderungan bermuatan negatif (kutub negatif). Sementara itu minyak bersifat nonpolar (tidak memiliki kutub). Oleh karenanya, air dan minyak tidak bisa bercampur.
BalasHapusAhmad soleh : yaitu yang d maksud adalah larutan basa di mana basa akan menghasilkan ion hidroksida (OH-). Ion hidroksida terbentuk karena senyawa hidroksida dapat mengikat satu elektron pada saat d masukkan ke dalam air. Basa dapat menetralisir asam(H+) sehingga di hasilkan (H2O). Basa sehari-hari terdapat pada deterjen.
BalasHapusHarga PH basa memiliki lebih dari 7, sedangkan asam mempunyai PH kurang dari 7, larutan yang PHnya =7 di katakan netral yang mana lakmus biru di celupkan ke dalam larutan basa tidak akan berubah warna sedangkan lakmus merah akan berubah menjafi biru
9.riki abdul rahman :Jelaskan, jenis garam apa yang terbentuk dari reaksi antara asam klorida dengan natrium hidroksida?
BalasHapusDalam ilmu kimia, garam adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. Komponen kation dan anion ini dapat berupa senyawa anorganik seperti klorida (Cl−), dan bisa juga berupa senyawa organik seperti asetat (CH3COO−) dan ion monoatomik seperti fluorida (F−), serta ion poliatomik seperti sulfat (SO42−). Natrium klorida (NaCl), bahan utama garam dapur adalah suatu garam.
Ada banyak macam-macam garam. Garam yang terhidrolisa dan membentuk ion hidroksida ketika dilarutkan dalam air maka dinamakan garam basa. Garam yang terhidrolisa dan membentuk ion hidronium di air disebut sebagai garam asam. Garam netral adalah garam yang bukan garam asam maupun garam basa. Larutan Zwitterion mempunyai sebuah anionik dan kationik di tengah di molekul yang sama, tetapi tidak disebut sebagai garam. Contohnya adalah asam amino, metabolit, peptida, dan protein.
Larutan garam dalam air (Misalnya natrium klorida dalam air) merupakan larutan elektrolit, yaitu larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Cairan dalam tubuh makhluk hidup mengandung larutan garam, misalnya sitoplasma dan darah. Tapi, karena cairan dalam benda ini juga mengandung banyak ion-ion lainnya, maka tidak akan membentuk garam setelah airnya diuapkan.
Assalamualaikum
BalasHapusRizky mubarok
Gula (C6H12O6) yang dicampur dengan air menjadi larutan gula digunakan dalam percobaan kali ini namun setelah dibasahi dengan kertas lakmus biru dan kertas lakmus merah warnanya tetap berarti menandakan bahwa larutan gula termasuk contoh larutan netral. Berbeda pula pada indikator alam, ketika kunyit(warnanya kuning) dicampurkan dengan larutan gula, warnanya berubah menjadi orange. Kemudian dicampur dengan bunga kembang sepatu(warnanya ungu) berubah menjadi ungu. Dan ketika dicampur dengan bunga terompet(warnanya coklat) berubah menjadi coklat.
Rumus Kimia : C6H12O6 + H2O
ssalamualaikum
BalasHapusRizky mubarok
Gula (C6H12O6) yang dicampur dengan air menjadi larutan gula digunakan dalam percobaan kali ini namun setelah dibasahi dengan kertas lakmus biru dan kertas lakmus merah warnanya tetap berarti menandakan bahwa larutan gula termasuk contoh larutan netral. Berbeda pula pada indikator alam, ketika kunyit(warnanya kuning) dicampurkan dengan larutan gula, warnanya berubah menjadi orange. Kemudian dicampur dengan bunga kembang sepatu(warnanya ungu) berubah menjadi ungu. Dan ketika dicampur dengan bunga terompet(warnanya coklat) berubah menjadi coklat.
Rumus Kimia : C6H12O6 + H2O
Asalamualaikum
BalasHapusRizky mubarok
Gula (C6H12O6) yang dicampur dengan air menjadi larutan gula digunakan dalam percobaan kali ini namun setelah dibasahi dengan kertas lakmus biru dan kertas lakmus merah warnanya tetap berarti menandakan bahwa larutan gula termasuk contoh larutan netral. Berbeda pula pada indikator alam, ketika kunyit(warnanya kuning) dicampurkan dengan larutan gula, warnanya berubah menjadi orange. Kemudian dicampur dengan bunga kembang sepatu(warnanya ungu) berubah menjadi ungu. Dan ketika dicampur dengan bunga terompet(warnanya coklat) berubah menjadi coklat.
Rumus Kimia : C6H12O6 + H2O
Assalamualaikum.
BalasHapusRian Agroteknologi B
karena pupuk urea ialah pupuk kimia yang mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi . Unsur Nitrogen adalah zat hara yang sangat diperlukan tanaman . Pupuk Urea berbentuk butir -butir kristal berwarna putih , dengan rumus kimia NH2 CONH 2 , adalah pupuk yang mudah larut dalam air serta sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis ), karena itu sebaiknya dapat disimpan di tempat kering dan tertutup rapat. Adapun kandungan pupuk urea secara global terdiri dari yaitu 46 % nitrogen dan 54 % zat pembawa ( carrier ). Hal ini berarti, di dalam 100 kg urea bisa terdapat sebanyak- banyaknya 46 kg nitrogen tersedia dan 56 kg zat pembawa yang tidak dapat memberikan efek positif bagi tanaman Itupun dari 46 % nitrogen tersedia yang juga terkandung dalam pupuk urea , biasanya hanya separuhnya saja yang bisa dikonsumsi tanaman , selebihnya nitrogen tersebut hilang karena pencucian (leaching ) oleh air tanah ataupun karena penguapan ( evaporasi ) .Pupuk urea memang menjadi pupuk anorganik yang sangat digemari oleh yaitu petani Indonesia. Selain karena harganya yang relatif murah, manfaat serta fungsi pupuk urea juga dapat langsung dilihat setelah diaplikasikan pada pertumbuhan tanaman .
Pupuk yang mempunyai sifat higroskopis ( mudah menyerap air) ini sering bisa membatu jika tidak ditempatkan dengan sistem penyimpanan yang tepat. Berbicara masalah kandungan pupuk urea , tentu tidak dapat terlepas dari komposisi zat pembawanya. Dalam 54 % zat pembawa tersebut nyatanya bisa terdapat kandungan karbondioksida yang terikut saat proses pembuatan pupuk urea berlangsung .
Kandungan karbondioksida ini juga jumlahnya cukup banyak , apalagi jika pupuk urea sudah mengalami penguraian , jumlah karbondioksidanya pun akan semakin banyak .
Assalamualaikum pak ini jawaban saya, Rizal Syamsul R
BalasHapusPupuk Urea adalah pupuk kimia mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi. Unsur Nitrogen merupakan zat hara yang sangat diperlukan tanaman. Pupuk urea berbentuk butir-butir kristal berwarna putih. Pupuk urea dengan rumus kimia NH2 CONH2 merupakan pupu yang mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis), karena itu sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tertutup rapat. Pupuk urea mengandung unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap 100kg mengandung 46 Kg Nitrogen, Moisture 0,5%, Kadar Biuret 1%, ukuran 1-3,35MM 90% Min serta berbentuk Prill.
Ciri-ciri pupuk Urea:
Mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi.
Berbentuk butir-butir Kristal berwarna putih.
Memiliki rumus kimia NH2 CONH2.
Mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis).
Mengandung unsur hara N sebesar 46%.
Standar SNI 2801:2010
Unsur hara Nitrogen dikandung dalam pupuk urea sangat besar kegunaannya bagi tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan, diantaranya :
Membuat daun tanaman lebih hijau segar dan banyak mengandung butir hijau daun (chlorophyl) yang mempunyai peranan sangat penting dalam proses fotosintesa.
Mempercepat pertumbuhan tanaman (tinggi, jumlah anakan, cabang dan lain-lain)
Menambah kandungan protein tanaman
Dapat dipakai untuk semua jenis tanaman baik tanaman pangan, holtikultura, tanaman perkebunan.
Dengan pemupukan yang tepat & benar (berimbang) secara teratur, tanaman akan tumbuh segar, sehat dan memberikan hasil yang berlipat ganda dan tidak merusak struktur tanah.
Dalam rangka pengamanan dan menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk Penyaluran Pupuk Bersubsidi, maka dilakukan perubahan pupuk urea berwarna PUTIH menjadi pupuk urea berwarna PINK (merah muda). Pupuk urea pink tidak mengubah komposisi dan kandungannya, pupuk urea pink tetap aman gunakan, ramah lingkungan dan tidak meracuni tanaman. Adapun bahan pewarna yang digunakan terbuat dari bahan kimia organik yang tidak berbahaya bagi tanaman karena larut dalam air.